Pariwisata

Menpar Resmi Lantik Badan Pelaksana Otorita Danau Toba

Administrator | Senin, 05 Desember 2016 - 14:28:36 WIB | dibaca: 485 pembaca

Jakarta - Untuk mempercepat pembangunan di Danau Toba, Menpar lantik BPO Danau Toba. Ini demi mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Bertempat di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta, Menteri Pariwisata Arief Yahya melantik Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, yang dipimpin oleh Ari Prasetyo sebagai Direktur Utama. Selain itu di tempat yang sama, Menpar juga melantik dan mengukuhkan Pengurus Pusat GIPI dan Gahawisri, serta jajaran Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Kemenpar.

Saat ditanya mengenai sosok Ari Prasetyo yang dipilih sebagai Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Menpar Arief Yahya mengaku Ari adalah sosok yang tepat untuk bisa mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia.

"Kriteria dari kami jelas dia harus punya karakter, jujur, dan berintegritas. Beliau adalah masterplanner, di Singapore 6 tahun, 2 tahun di Hongkong. Beliau biasa membuat masterplan resort atau area wisata, lama tinggal di Medan juga, jadi tepat lah Pak Ari yang mimpin," kata Arief Yahya kepada wartawan, Rabu (30/11/2016).

Penandatangan kepengurusan (wahyu/detikTravel)Foto: Wahyu/detikTravel
Penandatangan kepengurusan (wahyu/detikTrave
Arief langsung membebankan 3 tugas utama untuk Badan Pelaksana Otorita Danau Toba. 3 Tugas itu antara lain membuat masterplan pariwisata untuk Danau Toba, kemudian membuat masterplan infrastruktur di seluruh kawasan sekitar Danau Toba (Sumut), dan terakhir membentuk KEK Pariwisata.

"Kita harus ada masterplan pariwisata, setelah itu itu masterplan infrastruktur, baru loan dari Worldbank bisa turun," kata Arief.

Arief menilai dengan adanya Badan Pelaksana Otorita Danau Toba ini urusan manajemen dan perizinan akan makin mudah dan juga akan makin cepat.

"Seperti yang saya katakan, 'Single Destination Single Management'. Saya targetkan masterplan Desember ini selesai, untuk keseluruhan 2017 selesai," tutup Arief.

Arief menilai Danau Toba harusnya jadi destinasi wisata terbaik di Dunia. Target Arief setelah penataan Danau Toba rampung semua, danau cantik di Sumatera Utara ini mampu menyedot hingga 1 juta wisman setiap tahunnya.

"Target kita per tahun 1 juta wisman, kalau sekarang saya bulatkan saja 250 ribu orang. Naik 4 kali lipat, tapi nggak usah khawatir, Danau Toba itu danau terbesar di Asia, yang terbaik, saya yakin tercapai," tutup Arief.(detikcom/bnl/bnl)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)