Pariwisata

Demi Wisata Danau Toba, Jokowi Minta Kebut Perbaikan Bandara Silangit

Administrator | Selasa, 01 Maret 2016 - 20:52:25 WIB | dibaca: 455 pembaca

Simalungun - Presiden Joko Widodo beserta beberapa menteri menggelar rapat bersama 7 bupati di sekitar kawasan Danau Toba, guna membahas pengembangan wisata danau yang ada di Sumatera Utara itu. Salah satu hasilnya Jokowi minta Bandara Silangit segera direnovasi.

"Tadi sudah dibicarakan dan final mengenai pengembangan kawasan wisata Danau Toba. Ini sebetulnya sudah mulai Agustus lalu, kemudian ditindaklanjuti dengan beberapa rapat terbatas dan terakhir rapat di Istana dengan gubernur Sumut dan seluruh bupati yang ada," kata Jokowi usai rapat di Hotel Niaga, Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (1/3/2016).

"Sekarang kita ulang lagi (rapat) dengan gubernur dan 7 bupati. Sudah sepakat semuanya dan kita ingin membangun bersama-sama," imbuh Jokowi.

Hadir Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya,Menteri PU dan PERA Basuki Hadimuljono, Seskab Pramono Anung, Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen L Pusung, Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi beserta 7 bupati di sekitar Danau Toba.

Rapat itu diberi judul 'bersatu untuk Danau Toba' karena ada 7 orang bupati yang terlibat dalam pengembangan wisata Danau Toba. Menurut Jokowi, jika tak ada kesepahaman antar 7 Pemda itu, pemerintah pusat akan kesulitan.

"Pertama membangun bandara Silangit yang akan langsung dimulai pada bulan April, akan selesai janji (Dirut AP II) dengan saya pada bulan September. Tapi okelah mundur-mundur paling akhir tahun ini," paparnya.

Bandara Silangit adalah bandara terdekat dengan Danau Toba. Namun kondisinya belum bisa didarati pesawat jenis Boeing atau Airbus, sehingga untuk mencapai Danau Toba perlu waktu lebih lama dari Bandara Kualanamu.

Jokowi dalam kunjungan ke Danau Toba ini mendarat di bandara Silangit menggunakan pesawat CN-295 milik TNI AU. Jika bandara Silangit dikembangkan, maka akan lebih mudah akses orang ke Danau Toba.

"Runway akan diperpanjang 2.650 m yang akan bisa didarati Boeing, kemudian terminalnya akan dibangun yang besar sehingga kita harapkan dengan infrastruktur perhubungan ini wisatawan yang datan akan lebih banyak tahun depan," terang Jokowi.

"Dan tentu saja kita akan membangun hotel dan beberapa kawasan di sini," imbuhnya.

Prinsipnya kata Jokowi, harus ada re-branding dan positioning serta promosi yang lebih baik untuk Danau Toba sehingga mendatangkan lebih banyak wisatawan dalam dan luar negeri.

"Kita yakini Danau Toba akan jadi destinasi yang betul-betul layak dikunjungi baik wisawatan nusantara maupun mancanegara," tegas Jokowi.

Danau Toba adalah salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas yang ditetapkan pemerintah. Lainnya adalah Borobudur, Mandalika, Labuhan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai dan Tanjung Kelayang.


(detik.com/bal/tfq)










Komentar Via Website : 2
Solusi Hemat Telepon Kantor
28 Mei 2015 - 17:41:53 WIB
solusi telepon
solusitelepon
18 Agustus 2017 - 17:41:53 WIB
telepon kantor
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)